Dampak Corona pada Dunia Sains & Teknologi

Virus corona, menjadi salah satu pandemi yang tidak bisa di prediksi kapan akan berakhir dari kehidupan manusia yang ada di dunia ini. dimana, dari datangnya virus corona ini sendiri bisa mengubah sebuah kehidupan manusia dalam kurun waktu 3 bulan lebih lamanya. Dari dunia Sains sampai pada dunia Teknologi pun ikut mengalami perubahan yang sangat signifikan.

dampak sains - Dampak Corona pada Dunia Sains & Teknologi
Penggunaan Teknologi dan juga Sains masa pandemi

Kurang lebih ada 34 pakar dari berbagai bidang yang memang banyak dimintai adanya pendapat dan juga adanya analisa dari majalah politik online di Amerika. Nah, pada saat itu ada satu bidang yang dikupas yakni pada dunia Sains dengan Teknologi.

Pertanyaan yang dilontarkan cukup bagus dan juga sudah menggambarkan keadaan seakrang. Yang mana menanyakan prihal “ Bagaimana virus ini bisa untuk mengubah adanya dunia sains serta teknologi dan juga kehidupan digital terhadap manusia di kedepannya. Nah, untuk bisa tahu perubahan apa saja yang dialami oleh dunia sanins dan teknologi ini. maka , kalian bisa langsung lihat lebih lengkapnya di bawah ini.

Masalah Kehidupan Digital yang Jauh Sehat

Menurut profesor Sherry Turkle yang berasal dari MIT Amerika Serikat ini membuat sebuah analisa, bahwasannya pandemi Covid 19 ini telah membuat adanya kehidupan digital ini jauh menjadi lebih sehat lagi. Orang-orang sudah banyak menghabiskan adanya waktu dengan gawai atau ponselnya dan mencari sesuatu manfaat yang jauh lebih baik lagi.

Contoh kecilnya adalah pemain dari Cello Yo-Yo-Ma membuat sebuah postingan konser harian untuk netizen. Lalu ada juga penyanyi bernama Broadway Laura Benanti ini untuk meminta langsung penampil musik di sekolah yang mana dirinya batal untuk konser dan langsung mengirimkan adanya pertunjukan kepada dirinya.

Mulai Bangkit yang Namanya Telemedicine

Kepala departemen etika kedokteran dan juga kebijakan kesehatan dari Universitas Pennysylvania yakni si Ezekiel J Emanuel berpendapat mengenai wabah ini memang sudah menjadi suatu kebangkitan dari Telemedicine. Yang mana klinik remote sendiri telah menggantikan adanya klinik konvensional yang memang sudah kewalahan menghadapi adanya pandemi tersebut.

Dalam hal ini pasien sendiri mampu menjaga diri di dalam sebuah lingkungan yang memang tlah terkendali. Dimana bisa melakukan adanya Video Call dengan si dokter dan tidaklah harus untuk menunggu pada ruang tunggu serta jauh dai pasien lain yang memanglah bisa untuk menularkan langsung sampai pada kritis yang dialami.

Dari sini juga adanya berbagai macam aplikasi kedokteran yang sudah menawarkan langsung adanya konsultasi dokte online dengan dokter yang memanglah telah bersertifikasi. Resep atau juga obat bisa untuk dikirim dengan adanya kurir. Kekurangan yang didapat kemungkinan adalah si dokter ini tidak akan bisa langsung mmeriksa adanya pasien secara langsung.

Dunia Sains yang Mulai di Agungkan Kembali

Sonja Traus, yang mana adalah seorang direktur dari YIMBY Law sudah mengatakan bahwasannya Sains ini sempat mengalami sebuah degradasii pada era saat ini. definisi dari adanya kebenaran ini sudah sangatlah politis sekali, dimana sudah bergantung langsung dari adanya kekuatan politik tertentu. Industri seperti Migas maupun Tembakau sering sekali menolak untuk hasil riset ilmiah dengan nilai yang merugikan mereka sendiri. Disini pun ada juga yang percaya bahwa bumi itu datar daripada astronomi sungguhan. Pada situasi awal pun kehadiran virus corona juga sudah dituduh langsung sebagai salah satu dari bagian sebuah konspirasi politik. Apa disini kalian merasakan juga ?…

Akan tetapi, waktu wabah corona ini sudah semakin menjadi-jadi lagi. Pada akhirnya banyak oang-orang sudah berbondong-bondong kembali lagi pada dunia Sains yang ssungguhnya. Disini mereka semua meminta kembali ke risetan ilmu pengetahuan yang sejati. Yang mana sudah terdiri dari :

  • Apa yang sudah dilakukan oleh sang Ilmuwan ?
  • Mencari tahu apa sebenarnya itu teori kuman ?
  • Mempelajari mengenasi grafik exponential growth atau orang yang sudah dinyatakan positif corona ?

Sonja sendiri sudah memprediksikan sampai kurun waktu 35 tahun kedepannya bisa menghargai adanya sebuah kesepakatan para ilmuwan yang mana khususnya pada bidang kesehatan masyarakat dan juga epidemi.

Teknologi Virtual reality sudah semakin Populer lagi

Presiden Vassar Collage sudah mengatakan langsung bahwa si Virtual ini akan semakin mudah di terima oleh hati orang-orang semuanya. logis saja si guys. Dimana , saat seseorang sedang melakukan adanya isolasi , pengkarantinaan diri, maka VR Reality ini sudah menawarkan adanya pengalaman pergi ke daerah lainnya secara virtual ini.

Disini dirinya sendiri telah membayangkan langsung adanya VR yang memang sudah berkembang dengan baik untuk bisa membantu orang dengan bersosialisasi dan juga bisa membantu kesehatan adanya mental orang yang sedang melakukan isolasi dirinya sendiri. Misal melalui sebuah perangkat VR dimana, ini bisa kalian jumpai orang dengan ruang di kelas maupun pada sebuah pertemuan warga secara VR yang bisa memberikan adnaya hal positif secara psikologis.

Aturan di dalam Menahan cara Online bisa Hancur

Pada saat ini masih ada beberapa aturan dimana untuk mencegah adanya beberapa prosedur serta mekanisme pada bidang kehidupan masyarakat, yang mana tidak diperuntukan untuk melakukan online lagi. Seperti : ada jenis tagihan dari segala macam bentuk, birokrasi dan lain sebagainya.

Menurut dari pimred yakni majalah Reason, yang mana corona ini tidaklah membuat orang utnuk beralih ke online. Aturan dari birokrasinya ini meminta langsung untuk melakukan adanya tatap muka diantara masyarakat dan juga pemerintah tertentu yang sudah bisa tertahankan lagi.

Salah satunya lagi ada di sekolah. Ya, selama ada pandemi dari virus ini sendiri melakukan Homeschooling dan juga belajar online yakni E-Learning dengan terbentur langsung masalah dari birokrasi. Dengan penggunaan dari virus corona ini tidaklah lagi untuk menahan adanya pendidikan pada jarak jauh. Ada juga layanan publik dari pemerintah yang pada akhirnya bisa di buat langsung online dengan sepenuhnya ada di beberapa negara.

Adanya Seosial Justice Warior

masih terkait dari adanya prediksi pada kehidupan digital yang jauh lebih sehat pasca wabah dari virus ini sendiri. Yang dimana, prediksi adanya fenomena Sosial Justice Warrior yang akan berubah. Hal yang sudah dikatakan oleh si direktur ini menjadi sebuah Vote Common God yaitu Amy Sullivan.

Virus corona ini telah membuat adanya umat agama beribadah dengan cara yang mana baru saja menghindari adanya penularan. Hal ini telah mendorong langsung manusia untuk bisa terkoneksi secara virtual lagi.

Kegiatan dari kontemplatif dan juga perenungan hidup bisa meningkat dan pada akibatnya bisa untuk muncul pada titik jenuh pada sepak terjang di selaku Social Justice Warrior dengan selama ini melakukan cuap-cuap pada pendefenisian kebenarana dari visi mereka tersendiri.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*